Supayalebih mudah lagi, berikut daftar 10 situs jurnal pendidikan Indonesia gratis bereputasi yang banyak direkomendasikan: 1. Perpusnas. Situs Perpusnas (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) selalu menjadi tujuan terbaik sekaligus selalu direkomendasikan. GGambar diambil dari Oleh Akbar Setiawijaya Untuk menjadi bangsa yang maju dan bermartabat ditengah perkembangan perekonomian global yang sangat pesat pastinya sangat tergantung pada faktor manusianya atau kualitas Sumber Daya Manusia SDM yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, salah satu cara untuk bisa mengatasi berbagai persoalan yang terjadi baik itu politik, ekonomi, dan social, budaya serta masalah dekadensi moral khususnya dikalangan para pelajar, maka dibutuhkan penguatan karakter SDM yang kuat yang didasarkan pada karakter bangsa indonesia melalui berbagai jenis pendidikan formal, informal dan non formal serta pada berbagai jenjang pendidikan mulai dari pendidikan dasar, menengah, dan perpendidikan tinggi. Menurut Ki Hajar Dewantara, tujuan konsep pendidikan merdeka adalah pembelajaran yang bermanfaat untuk memerdekakan hidup dan kehidupan peserta didik, baik lahir maupun batin. Dasar negara dalam mengatur mengenai pendidikan di Indonesia tertuang pada Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Repubik Indonesia Tahun 1945 Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan Pemerintah wajib membiayainya, Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang¬undang. Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari aggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Selain itu dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga dituliskan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” Pendidikan merupakan hal terpenting untuk membentuk kepribadian. Pendidikan itu tidak selalu berasal dari pendidikan formal seperti sekolah atau perguruan tinggi. Pendidikan informal dan non formal pun memiliki peran yang sama untuk membentuk kepribadian, terutama anak atau peserta didik. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, terlihat ketiga perbedaan model lembaga pendidikan tersebut. Dikatakan bahwa pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Berdasarkan keterangan Pasal di atas, negara memiliki dua kewajiban utama yaitu menyelenggarakan pendidikan bagi setiap warga negara, dan membiayai pendidikan bagi warga negara. Menyelenggarakan pendidikan berarti negara harus menyediakan tempat/sekolah, pendidik, sarana dan prasarana sehingga kegiatan belajar mengajar tersebut bisa berjalan. Membiayai pendidikan berarti negara wajib menyediakan anggaran agar kegiatan belajar-mengajar yang melibatkan pendidik, sekolah, sarana dan prasarana bisa teralisir. Dalam implementasinya Pemerintah sejatinya sudah membiayai pendidikan secara keseluruhan, namun pada taraf pendidikan dasar memang seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh Pemerintah mulai dari infrastruktur sampai biaya SPP Sumbangan Pembinaan Pendidikan, mengapa demikian? Pendidikan nasional pada hakikatnya harus mampu memberi pendidikan dasar bagi setiap warga negara. Setiap warga negara berhak memperoleh sekurang-kurangnya pengetahuan dan kemampuan dasar. Kemampuan dasar ini meliputi dari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pendidikan dasar ini dibutuhkan warga negara untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta turut serta dalam upaya bela negara. Untuk itulah Pemerintah menjamin dan memastikan bahwa wajib belajar 9 tahun dapat dijalankan secara menyeluruh dan gratis dibiayai Pemerintah lewat pendidikan dasar sesuai dengan Pasal 31 ayat 2 UUD NRI Tahun 1945 dan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa dalam alinea ke-empat pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Jika pendidikan dasar dibiayai penuh oleh Pemerintah lantas bagaimana dengan pendidikan menengah atas yaitu SMA dan SMK negeri yang dipungut SPP?. Hal tersebut sudah menjadi bentuk legitimasi otonomi daerah yang ada sekarang, sebagaimana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang memberikan kebijakan pelimpahan manajemen pendidikan menengah dari kabupaten/kota ke provinsi. Artinya, tata kelola SMA dan SMK, termasuk pertanggungjawabannya berada pada gubernur. Akibat hadirnya kebijakan inilah yang membentuk berlakunya Sumbangan Pembinaan Pendidikan SPP di satuan pendidikan menengah. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Thamrin Kasman menyebutkan bahwa sekolah menengah belum seutuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Sehingga, masing-masing provinsi harus mempertimbangkan kecukupan anggaran. “Penarikan SPP memperhatikan analisis kecukupan. Jika pemprov sudah memandang anggarannya cukup, ya tidak perlu ada perda pungutan,” tambahnya. Tentunya dari pernyataan tersebut terlihat bahwa penarikan SPP menjadi kewenangan tiap Pemprov masing-masing sehingga besar jumlah SPP juga dikendalikan oleh kebijakan provinsi disesuaikan dengan anggaran provinsi. Gambar diambil dari Pendidikan tinggi merupakan jenis tingkatan tertinggi pendidikan formal sebagaimana diterangkan pada Pasal 1 ayat 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Perguruan Tinggi sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tinggi melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat perlu memiliki otonomi dalam pengelolaan lembaganya untuk itulah Pemerintah membentuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Mengenai pembiayaan pendidikan tinggi sendiri diatur lebih jelas dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 39 Tahun 2017 tentang Biaya Kuliah Tunggal Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi. Pembiayaan UKT ini adalah bentuk dari kebijakan otonomi tiap kampus yang bertujuan untuk memberikan biaya pendidikan bagi tiap mahasiswa sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing dari mahasiswa itu sendiri. Bagi mahasiswa yang kurang mampu, UKT memberikan peluang pembayaran sebesar Rp 0 tentunya dengan dibuktikan persayaratan dan data dari pihak yang berwenang. Sehingga fungsi UKT disini sebagai subsidi silang antara mahasiswa mampu dan tidak mampu secara ekonomi Dengan Pemerintah yang hanya mengakomodir pendidikan dasar secara keseluruhan, apakah Pemerintah melepaskan tanggung jawabnya pada jenjang pendidikan lain?. harus dipahami bersama bahwa pembiayaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah dan masyarakat. Sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia sekarang menurut ketentuan dalam Pasal 46 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendanaan pendidikan menjadi tangung jawab bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Bagaimanapun juga partisipasi masyarakat memang dibutuhkan untuk pengembangan sektor pendidikan nasional agar mampu berkembang lebih jauh untuk menuju persaingan global. Jika menengok ke belahan negara lain, sejatinya terdapat beberapa negara yang mampu menggratiskan biaya pendidikan di semua jenjang bagi setiap warga negaranya. Terdapat beberapa contoh yang mungkin sudah sering kita semua dengar seperti Jerman. Negara ini seringkali dijadikan acuan bagi negara-negara yang masih membebankan sebagian biaya pendidikan pada masyarakatnya, namun yang perlu dipahami bahwa negara acuan ini dapat menyelenggarakan pendidikan gratis karena kondisi dan kebijakan ekonomi yang tentunya sangat berbeda dengan negara seperti Indonesia ini. Pajak negara Jerman sendiri rata-rata berkisar 39,5%, Jauh jika dibandingkan dengan negara Indonesia yang pada Pasal 17 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan, dinyatakan bahwa pajak wajib bagi warga negara adalah “Untuk mereka dengan penghasilan di bawah Rp 50 juta pertahun tarif pajaknya adalah 5 persen, untuk penghasilan antara Rp 50 juta hingga Rp 250 juta pajaknya sebesar 15 persen, penghasilan antara Rp 250 juta hingga Rp 500 juta pajaknya sebesar 25 persen, penghasilan diatas Rp 500 juta sebesar 30 persen.” Dari segi persentase penerimaan pajak saja penerimaan antara Indonesia dan Jerman sudah berbeda jauh, belum lagi pendapatan perkapita perkapita warga negara Indonesia pada tahun 2018 yang menurut data BPS sebesar US$ atau setara dengan 56 juta rupiah sedangkan pada Negara Jerman di tahun 2018 pendapatan rumah tangga perkapitanya sebesar 33, US$ atau sekitar 504 juta rupiah. Dari data di atas dapat dilihat bahwa dalam segi kemampuan finansial masyarakat di negara Jerman sangat jauh diatas negara Indonesia, dengan presentase pajak warga negara yang tinggi maka hasil penerimaan APBN di negara Jerman akan lebih besar dan pengalokasian untuk bidang pendidikan jadi lebih luas dan efektif penggunaannya. Sejatinya hanya ada segelintir negara saja yang sanggup menerapkan gratis menyeluruh seperti negara Jerman, bahkan negara-negara maju lain seperti Inggris, Amerika Serikat, Korea Selatan masih membutuhkan biaya dari masyarakat langsung untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan negaranya. Research Associate J-PAL Asia Tenggara, Elza Samantha Elmira berpendapat alih-alih menggratiskan kuliah. Menurutnya, menggratiskan kuliah untuk semua orang tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi mereka yang mungkin berbeda tidaklah adil. “Agaknya tidak adil jika kita memimpikan kuliah gratis untuk semua orang. Tidak adil dalam artian, ada orang yang mampu dan ketika dia berkuliah, dia akan sangat eksponensial pendapatan dan penghidupannya. Padahal dia mampu untuk membiayai kuliah, dibandingkan dengan orang-orang yang betul-betul membutuhkan,” urai mantan peneliti The SMERU Research Institute itu. Dapat terlihat bahwa ada banyak aspek yang perlu diperhatikan untuk penerapan kebijakan pendidikan gratis di semua jenjang pendidikan seperti tingkatan ekonomi suatu negara, minat pendidikan tinggi masyarakat, budaya hukum, sampai ke sistem ketatanegaraan juga harus diperhatikan agar kebijakan pendidikan gratis ini dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan tentunya dapat mewujudkan keadilan secara proporsional untuk setiap masyarakat. Dasar Hukum Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan Referensi Jurnal Ilmiah Peuradeun International Multidisciplinary Journal JIP-International Multidisciplinary Journal {261} Konsep Pendidikan Jerman dan Australia Kajian Komparatif dan Aplikatif terhadap Mutu Pendidikan Indonesia Data Badan Pusat Statistik Tahun 2018 Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Volume 1 Nomor 1 Januari 2018. Hal. 27-33 p-ISSN 2614-2139; e-ISSN 2614-1973, Homepage Profil Penulis Akbar Setiawijaya merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung semester III yang saat ini menjadi Anggota Muda UKM-F PSBH. Post Views 159
DikelolaYayasan Selamat Pagi Indonesia, SMA tersebut memiliki impian dan cita-cita menjadikan anak-anak bangsa yang tidak mempunyai biaya pendidikan dapat menerima pendidikan secara gratis (free education cost). SMA tersebut memiliki asrama dengan murid dari sekuruh Indonesia.
- Aplikasi pembelajaran daring saat ini menjadi solusi efektif untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar secara online bagi para guru dan siswa. Kehadiran platform belajar daring yang semakin mudah ditemukan tentu saja membantu pelajar di Indonesia tetap aman belajar di rumah, tanpa dibatasi tempat dan waktu. Istilah pembelajaran daring di Indonesia sendiri mulai populer beberapa tahun terakhir. Sistem ini pun kerap dimanfaatkan guru dan siswa, atau dosen dan mahasiswa untuk bisa berinteraksi jarak jauh. Dengan hadirnya aplikasi pembelajaran daring terpercaya di Indonesia ini, kegiatan belajar mengajar akan tetap efektif dan sendiri sudah pernah mencoba belajar daring lewat aplikasi smartphone? Kalau belum, yuk ini dia saatnya! Aplikasi Pembelajaran Daring di IndonesiaSupaya kegiatan belajar-mengajar tetap lancar dan menyenangkan walau tanpa bertatap muka, kamu bisa langsung download aplikasi belajar online di smartphone. Dirangkum Indozone, berikut ini rekomendasi platform atau aplikasi pembelajaran daring di Indonesia terbaik dan gratis1. Rumah BelajarAplikasi belajar online gratis Rumah Belajar Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Republik Indonesia telah meluncurkan aplikasi belajar online gratis bernama Rumah melalui aplikasi ini didukung dengan video, audio, gambar, hingga animasi interaktif. Jadi, kegiatan belajar tidak akan pula beragam fitur menarik, seperti Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Kelas Maya, Peta Budaya, dan seTARA DaringAplikasi pembelajaran daring terbaik di Indonesia seTARA Daring daring adalah sebuah aplikasi Learning Management System LMS yang dirancang untuk pembelajaran jarak jauh, dengan tagline-nya 'Belajar Kapan Saja, Dimana Saja'.Sebagai Learning Management System LMS, seTARA Daring menyediakan kelengkapan pembelajaran dari perancangan, pelaksanaan pembelajaran, sampai ke penilaian secara pembelajaran daring terbaik ini dirancang oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Republik platform online seTARA Daring, kegiatan kelas digital bagi para siswa dan guru dapat berjalan lebih mudah dan serba satu keunggulan aplikasi seTARA Daring yaitu telah terhubung dan terintegrasi dengan Sumber Belajar, sehingga guru dapat mengelola pembelajaran online dengan aman dan RuangguruAplikasi bimbingan belajar online terlengkap di Indonesia Ruangguru merupakan salah satu bimbingan belajar online terlengkap di Indonesia yang telah hadir berbasis Ruangguru menyediakan beragam fitur bermanfaat untuk pembelajaran daring, antara lain Video Belajar AnimasiFitur ini memungkinkan kamu menonton puluhan ribu video belajar animasi yang diajarkan oleh Master video dapat diunduh, jadi kamu bisa tonton berulang-ulang tanpa menggunakan kuota internet. Latihan Soal dan PembahasanAda lebih dari ratusan ribu soal dan pembahasan dengan tingkat kesulitan berbeda-beda, termasuk Higher Order Thinking Skills HOTS.Nantinya, hasil latihan akan langsung keluar disertai dengan pembahasan lengkap. Rangkuman Modul BimbelFitur ini menyajikan rangkuman menarik dari setiap materi bimbel secara visual melalui infografis. Social LearningDengan aplikasi Ruangguru, setiap siswa bisa melakukan audio call untuk diskusi mengenai materi dengan para guru Master Teacher.4. QuipperAplikasi pembelajaran online terbaik Quipper soal metode pembelajaran online efisien, ada satu aplikasi yang wajib ada di smartphone kamu yaitu Quipper aplikasi yang dikembangkan oleh developer Quipper Ltd ini akan membantumu memahami dengan baik semua materi pelajaran di materi yang diajarkan di sini telah disesuaikan dengan kurikulum resmi dari materi itu tersedia dalam bentuk video interaktif. Namun, untuk melihat video itu, kamu harus Quipper pun memungkinkan kamu untuk mengatur sendiri jadwal belajar setiap minggu. Menarik sekali, bukan? 5. ZeniusAplikasi pembelajaran daring untuk para guru dan siswa, Zenius dunia edukasi online, Zenius bisa dibilang sudah lama berkiprah. Bahkan, sekarang Zenius telah hadir berbasis aplikasi ini menyediakan berbagai fitur menarik untuk belajar online, seperti Bank Soal, Ujian Berbasis Komputer, Analisis & Rekapitulasi, Video & Latihan Soal, dan Laporan Kelas PintarAplikasi pembelajaran daring terpercaya Kelas Pintar memahami pelajaran sekolah karena cara penjelasan yang membosankan? Yuk, belajar asyik saja di aplikasi pembelajaran daring terpercaya bernama Kelas besutan PT Extramarks Education Indonesia ini memberikan solusi belajar lengkap secara online untuk siswa SD, SMP, sampai Pintar dapat diakses setiap hari. Ada tiga metode belajar interaktif di sini, yaitu Learn, Practice, dan siswa akan diberikan pemahaman materi melalui video, audio, animasi, buku pelajaran online e-book, dan Google Suite for EducationLayanan pembelajaran daring gratis Google Suite for Education IstUntuk memudahkan siswa dan guru serta dosen dan mahasiswa dalam proses belajar-mengajar, Google menghadirkan layanan belajar daring gratis bernama G Suite for satu fitur yang paling banyak digunakan adalah Google Classroom. Dengan fitur ini, para siswa, guru, dosen, dan mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh dari G Suite for Education, para pengguna dapat terus belajar meski saat akses internet lambat atau tidak tersedia Kipin SchoolAplikasi pembelajaran online berbasis teknologi Kipin School hadir pula aplikasi Kipin School yang dapat diunduh secara gratis melalui ponsel/tablet berbasis Android dan iOS, serta laptop atau aplikasi ini, tersedia ribuan buku pelajaran sekolah online e-book berbagai tingkatan, mulai dari SD sampai SMA/ buku-buku tersebut diterbitkan langsung oleh Kemendikbud sesuai dengan kurikulum terbaru yang berlaku di soal setiap materi pelajaran, video pembelajaran, dan bacaan literasi lainnya juga dapat kamu temukan dalam satu aplikasi Meja KitaAplikasi belajar daring terpercaya di Indonesia Meja Kita pembelajaran daring untuk para siswa dan guru yang juga direkomendasikan adalah Meja sini, terdapat materi pembelajaran terlengkap dari tingkatan SD sampai SMA, dilengkapi dengan forum diskusi untuk tanya-jawab secara siswa yang menggunakan aplikasi Meja Kita dapat terhubung dengan murid-murid di komunitas pelajar di seluruh setiap siswa bisa saling berdiskusi seputar materi pelajaran, PR, soal dan tugas, serta catatan pembelajaran SekolahMuPembelajaran daring berbasis teknologi SekolahMu adalah salah satu aplikasi pembelajaran berbasis teknologi untuk semua anak dari berbagai usia dan jenjang aplikasi SekolahMu punya program 'Belajar Tanpa Batas' yang menyediakan live streaming mata pelajaran untuk para setiap mata pelajaran yang disediakan itu telah disusun dengan melibatkan sejumlah instansi pendidikan, seperti Sekolah Lazuardi, Cikal, dan Yayasan juga memfasilitasi sekolah dan guru untuk tetap dapat mengajar sesuai kurikulum yang dibutuhkan secara hanya untuk murid dan guru, pembelajaran daring lewat aplikasi SekolahMu juga ditujukan bagi seluruh orang tua sebagai pendamping kegiatan belajar-mengajar anak di Cisco WebexAplikasi video conference untuk belajar daring Webex Meetings merupakan aplikasi video conference untuk diskusi jarak jauh yang sudah ada sejak tahun awalnya dikenal sebagai aplikasi bisnis, Cisco Webex juga banyak digunakan para pelajar hingga pekerja profesional yang bekerja dari ini dapat digunakan secara gratis dan mampu menampung kapasitas peserta rapat hingga 100 orang tanpa ada batasan kebutuhan pembelajaran daring, Cisco Webex dapat memungkinkan tenaga pendidik untuk berbagi konten presentasi melalui papan tulis digital di layar komputer/ lain yakni ada juga fitur group chat di Cisco Webex Teams dan kelas digital berbasis messaging yang Menarik Lainnya 5 Aplikasi Belajar Bahasa Inggris Gratis di Smartphone 5 Aplikasi Belajar Gitar Offline Gratis di Android dan iOS 5 Aplikasi Pengubah Suara Jadi Teks, Mudah dan Cepat
Pendidikandi Indonesia adalah seluruh pendidikan yang diselenggarakan di Indonesia, baik itu secara terstruktur maupun tidak terstruktur.Secara terstruktur, pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud), dahulu bernama Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Depdiknas). ). Di Indonesia, semua penduduk wajib
Jakarta - Sekolah kedinasan menjadi pilihan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan selain PTN dan PTS. Tidak seperti perguruan tinggi, sekolah kedinasan menawarkan biaya kuliah gratis dan peluang langsung jadi terkait sekolah dinas gratis dapat dilihat di situs masing-masing institusi pendidikan. Misalnya Politeknik Statistika STIS di alamat website masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan tanpa uang saku. Politeknik Statistika STIS - Badan Pusat Statistik menerima mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 berstatus ikatan dinas sebanyak 600 orang," tulis Politeknik Statistika sekolah dinas gratis juga bisa diperoleh di website Politeknik Keuangan Negara atau PKN STAN. Saat ini, PKN STAN dikelola dengan pola pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum PPK-BLU."Untuk penyelenggaraan pendidikan, mahasiswa tidak dikenai biaya selain yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan ujian saringan masuk. Pendidikan dibiayai sepenuhnya dengan dana APBN yang meliputi Rupiah murni dan Penerimaan Negara Bukan Pajak PNBP," tulis PKN yang tertarik masuk sekolah kedinasan gratis tentu harus mengikuti seleksi, syarat, dan jadwal yang telah ditetapkan. Informasi lengkap bisa diperoleh di situs atau medsos Kemenpan RB, BKN, dan sekolah kedinasan sekolah kedinasan gratis yang membuka pendaftaran di 20211. PKN STAN2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri IPDN3. Politeknik Siber dan Sandi Negara PoltekSSN4. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan POLTEKIP dan Politeknik Imigrasi POLTEKIM5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara STIN6. Politeknik Statistika STIS yang dinaungi Badan Pusat Statistik BPS7. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika STMKG8. Sekolah yang dinaungi Kementerian Perhubungan Kemenhub terdiri atasTransportasi daratPoliteknik Transportasi Darat Indonesia atau PKDI STTDPoliteknik Keselamatan Transportasi Jalan atau PKTJPoliteknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan atau Poltrans SDPPoliteknik Perkeretaapian Indonesia atau PPIPoliteknik Transportasi Darat atau lautSekolah Tinggi Ilmu Pelayaran STIPPoliteknik Ilmu Pelayaran PIP SemarangPoliteknik Ilmu Pelayaran PIP MakassarPoliteknik Pelayaran atau Poltekpel MalahayatiPoliteknik Pelayaran atau Poltekpel Sumatra BaratPoliteknik Pelayaran atau Poltekpel BantenPoliteknik Pelayaran atau Poltekpel SurabayaPoliteknik Pelayaran atau Poltekpel udaraPoliteknik Penerbangan Indonesia atau PPIPoliteknik Penerbangan atau Poltekbang SurabayaPoliteknik Penerbangan atau Poltekbang MakassarPoliteknik Penerbangan atau Poltekbang MedanPoliteknik Penerbangan atau Poltekbang PalembangPoliteknik Penerbangan atau Poltekbang JayapuraBerikut dokumen yang harus disiapkan, discan, dan diuploadKartu Keluarga KK, ukuran 100-200 Kb dengan format jpgKartu Tanda Penduduk KTP, ukuran 100-200 Kb dengan format jpgIjazah, ukuran 100-700 Kb dengan format pdfRapor SMA/Sederajat, ukuran 100-700 Kb dengan format pdfPas foto, ukuran 100-200 Kb dengan format jpg dengan ukuran 4x6 sentimeter. Foto terbaru pendaftar menggunakan latar berwarna merah dan menghadap ke lain diupload dengan format dan ukuran sesuai ketetapan instansi Cara daftar sekolah kedinasanKlik portal SSCASN di link akun SSCN sekolah kedinasan 2021 dan mencetak Kartu Informasi AkunLogin SSCN sekolah kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkanUnggah swafoto selfie, pilih sekolah kedinasan, lengkapi nilai, biodata, dan berkas lain yang diperlukanCek resume dan cetak kartu pendaftaranBerkas yang telah masuk akan diperiksa verifikator instansi sekolah kedinasanLogin kembali ke SSCN untuk cek status kelulusan verifikasi administrasiPeserta yang lulus verifikasi akan mendapatkan kode billing pembayaran, untuk informasi detail bisa cek di situs sekolah kedinasan terkaitCetak kartu ujian di SSCN setelah pembayaran diterima atau dikonfirmasi sistem pendaftaran sekolah kedinasanPeserta bisa mengikuti proses seleksi sesuai syarat dan ketentuan sekolah kedinasanInformasi kelulusan diumumkan Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan Instansi di SSCN. Simak Video "Bebas Biaya Pendidikan, Ini Referensi Sekolah Kedinasan Jakarta-Jabar" [GambasVideo 20detik] row/pal
DiAS, sekolah negeri atau public school bebas biaya. Pendidikan di AS disediakan secara gratis, namun biaya kuliah harus bayar sendiri ya. Ini juga dikarenakan keharusan anak-anak untuk bersekolah di AS. Sekarang, muncul banyak gerakan yang memperjuangkan pendidikan universitas negeri di AS untuk menyediakan program gratis juga. Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional Hardiknas. Hardiknas ditetapkan pemerintah untuk memperingati kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hadjar Dewantara yang lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889. Pada 3 Juli 1922, Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priayi maupun orang-orang Belanda. Ki Hadjar memiliki cita-cita mulia yakni pendidikan yang bisa dinikmati oleh semua rakyat. Kini setelah kemerdekaan diraih, apakah cita-cita Ki Hadjar Dewantara sudah terwujud? Mari kita lihat, salah satu program pemerintah, yakni program sekolah gratis atau sekolah tanpa pungutan yang bertujuan agar pendidikan bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Program pendidikan sekolah tanpa pungutan telah memasuki tahun ke-13, dan sampai saat ini belum pernah dievaluasi. Sebenarnya program tersebut mempunyai tujuan yang sangat baik untuk membuka akses kepada seluruh anak Indonesia mendapatkan pendidikan bermutu. Namun, apa capaian yang didapat selama program ini berjalan bertahun-tahun? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik BPS tahun 2017, secara keseluruhan angka partisipasi murni APM sekolah dasar SD sebesar 97,14 persen, sekolah menengah pertama SMP 78,30 persen, serta sekolah menengah atas SMA dan sekolah menengah kejuruan SMK 60,19 persen. Definisi APM adalah proporsi penduduk pada kelompok umur jenjang pendidikan tertentu yang masih bersekolah terhadap penduduk pada kelompok tersebut. Jika dilihat secara kasat mata, persentase tersebut, bahkan APM untuk SD, mendekati 100 persen. Akan tetapi jika ditarik mundur dan dibandingkan data 2014, ternyata perubahan tersebut tidak signifikan. Data BPS 2014, APM SD sebesar 96,37 persen. Dengan demikian, berarti selama tiga tahun, kenaikan APM hanya 0,77 persen. Pun begitu untuk APM SMP, yang menurut data BPS pada 2014, sebesar 77,43 persen. Dengan demikian, berarti kenaikannya hanya di angka 0,87 persen selama tiga tahun terakhir. Sedangkan, APM SMA dan SMK hanya naik 0,95 persen selama rentang 2014 hingga 2017, dari sebelumnya 59,24 persen menjadi 60,19 persen. Dengan demikian, persentase kenaikannya di bawah 1 persen pada semua jenjang pendidikan. Fakta-fakta tersebut tentunya sangat memprihatinkan. Padahal sekolah gratis tersebut dianggarkan pada APBN dengan nilai Rp 45 triliun setiap tahun melalui program Bantuan Operasional Sekolah BOS. Jumlah itu belum ditambah program-program unggulan pemerintah seperti Program Indonesia Pintar PIP yang dimulai tahun 2015. Program unggulan dengan Kartu Indonesia Pintar KIP yang menelan anggaran hingga Rp 9 triliun, ternyata tidak mampu meningkatkan APM secara signifikan. Mungkin saja kita bisa beralasan ketidaksignifikanan tersebut terjadi di daerah yang termasuk terdepan, terpencil, dan tertinggal 3T. Namun, jika kita bandingkan dengan DKI Jakarta yang kaya dan memiliki anggaran pendidikan Rp 20 triliun setiap tahun, hal itu benar-benar terjadi. Berdasarkan data BPS 2017, APM SD di Jakarta sebesar 97,64 persen, untuk SMP 80,72 persen, dan APM SMA/SMK 59,54 persen. Persentasenya tidak jauh dibandingkan dengan persentase nasional, bahkan untuk SMA/SMK justru di bawah APM nasional. Jika kita kembali menarik mundur ke belakang, tepatnya pada 2014, APM untuk jenjang SD di DKI sebesar 96,84 persen, atau naik 0,8 persen saja. Untuk jenjang SMP hanya 79,61 persen atau naik 1,11 persen. Sedangkan, untuk usia SMA/SMK, APM pada 2014 sebesar 58,79 persen persen, naik 0,75 persen dalam rentang waktu tiga Pemprov DKI Jakarta memiliki program seperti PIP, yakni Kartu Jakarta Pintar yang menelan dana Rp 3 triliun setiap tahun. Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menganggarkan dana Rp 1,5 triliun setiap tahun untuk dana bantuan operasional pendidikan BOP yang hanya diberikan untuk sekolah negeri di luar dana BOS. Jadi bisa dilihat, meskipun Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana puluhan triliun setiap tahun untuk pendidikan, tetapi tak berdampak signifikan pada jumlah masyarakat yang bisa mengakses pendidikan. Berbasis UNApa yang menyebabkan dampak sekolah gratis belum signifikan? Dari beberapa hasil diskusi kelompok terpumpun atau focus group discussion yang membahas program atau sistem pendidikan di Indonesia yang melibatkan kementerian dan semua pemangku kepentingan bidang pendidikan, dapat disimpulkan bahwa program sekolah gratis ini belum tepat sasaran. Sebab, ternyata mereka yang bersekolah di sekolah gratis ini lebih banyak didominasi oleh masyarakat golongan menengah ke atas. Penyebabnya, antara lain karena proses penerimaan peserta didik baru menggunakan nilai atau hasil ujian nasional UN. Mereka yang berasal dari masyarakat ekonomi menengah ke atas rata-rata memiliki nilai lebih, sehingga bisa mengakses layanan pendidikan dibandingkan anak dari keluarga kurang mampu. Tentu saja, anak-anak dari golongan masyarakat ekonomi menengah ke atas pula yang mampu untuk mengakses pelajaran tambahan, maupun bimbingan belajar atau bimbingan tes yang bisa memberikan fasilitas yang lebih dibandingkan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan demikian peserta didik dari keluarga tidak mampu harus bersekolah di sekolah berbayar swasta yang dengan keterbatasan sumber daya dan fasilitas, akan berdampak pada rendahnya mutu pendidikan yang diberikan. Di sisi lain, aturan pemerintah mengenai penerimaan peserta didik baru juga belum berpihak ke masyarakat kurang mampu. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB Pasal 16 ayat 1 menyebutkan bahwa pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, yang berdomisili dalam satu wilayah paling sedikit 20 persen dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima. Ini menjadi tanda tanya besar, mengapa peserta didik dari keluarga kurang mampu harus dibatasi untuk mendapatkan sekolah gratis? Seharusnya yang dibatasi justru mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke atas dan bukan yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Seharusnya tidak ada alasan anak dari keluarga tidak mampu untuk ditolak di sekolah negeri, karena sekolah tanpa pungutan akan jauh bermanfaat bagi anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pada Permendikbud 17/2017 Pasal 16 ayat 2 diatur keluarga peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu atau bukti lainnya yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Adanya PIP maupun KJP seharusnya menjadi dasar bahwa anak tersebut berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga tak perlu lagi bukti lain yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Mereka seharusnya tidak boleh ditolak dengan alasan apa pun, sehingga tujuan pendidikan untuk semua lapisan masyarakat seperti yang dicita-citakan Ki Hadjar Dewantara dapat terwujud. Saksikan live streaming program-program BTV di sini
PortalGaruda Publikasi Indonesia Index ini menyimpan dan menyediakan lebih dari 5.000 jurnal online yang dapat Anda akses secara gratis. Di situs ini Anda bisa mengindeks jurnal, abstrak, serta peningkatan standar publikasi jurnal ilmiah yang ada di Indonesia. 3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Last updated Des 31, 2019 Saat ini, pengembangan pendidikan gratis di Indonesia memang sangat diperlukan. Ini supaya semua putra-putri bangsa dari berbagai kalangan dapat merasakan bangku sekolah dengan layak. Selain itu, hal tersebut juga akan memberikan dampak panjang untuk meningkatkan sumber daya manusia. Apa Tujuan dari Pendidikan Gratis di Indonesia?Apa Manfaat Pendidikan Gratis?1. Menjamin Tersedianya Pendidikan2. Menopang Suksenya Wajib Belajar 12 Tahun3. Adanya Pemerataan Kesempatan Memperoleh Pendidikan4. Pendidikan Gratis akan Memperbaiki Mutu Lulusan Apa Tujuan dari Pendidikan Gratis di Indonesia? Kini, tidak ada alasan lagi bagi setiap warga negara untuk meremehkan ranah pendidikan yang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan. Cikal bakal bangkitnya terobosan baru, terutama bagi mereka dari kalangan tidak mampu ini telah mendapat dukungan dari sejumlah pihak di Indonesia. Selajutnya, digratiskannya penyelenggaraan pendidikan juga sebagai wujud dalam mengadaptasikan diri untuk selalu mengikuti perkembangan global. Ini supaya, Indonesia menjadi bangsa yang tanggap terhadap ilmu serta teknologi terkini. Pendidikan gratis ini akan membawa masa depan generasi bangsa Indonesia menjadi insan cerdas bertatakrama. Di sisi lain, tidak akan kalah saing dengan kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh negara tetangga. Dengan begitu, nantinya kesejahteraan masyarakat juga bertambah pula. Apa Manfaat Pendidikan Gratis? Pencanangan pendidikan gratis di Indonesia mempunyai manfaat tersendiri serta memberikan keuntungan bagi bangsa maupun masyarakat. Apa saja hal tersebut? 1. Menjamin Tersedianya Pendidikan Penyelenggaraan pendidikan secara gratis akan menjamin bahwa lahan, sarana, prasarana maupun komponenya telah tersedia dengan baik. Karena hal tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir lagi jika mereka akan terlantar hingga selanjutnya putus sekolah. Mereka juga lebih mudah untuk mendapatkan akses pendidikan di daerah manapun bahkan pelosok Indonesia. Ini memang perlu diperhatikan, karena banyaknya anak usia pelajar di sana yang kehilangan masa kanak-kanak mereka saat mengenyam ilmu di bangku sekolah. Sehingga, proses pendidikan akan merata dan hak semua siswa bisa terpenuhi. Namun, terkadang pola fikir setiap orang yang berbeda juga ikut mempengaruhi. 2. Menopang Suksenya Wajib Belajar 12 Tahun Pemerintah telah mencanangkan bahwa masyarakat Indonesia haruslah belajar di bangku sekolah secara formal selama 12 tahun. Itu berarti bahwa anak-anak bangsa wajib mengenyam pendidikan mulai dari tingkatan dasar hingga menengah ke atas. Salah satu masalah yang sering dihadapi masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut adalah, tidak adanya faktor biaya. Maka dari itu, adanya program pendidikan gratis juga memberikan manfaat bagi mereka untuk dapat bersekolah selama 12 tahun tanpa halangan finansial. 3. Adanya Pemerataan Kesempatan Memperoleh Pendidikan Sekarang, masih banyak anak-anak di luar sana yang tidak bisa bersekolah hanya karena faktor biaya. Hal tersebut memang sungguh disayangkan jika masa depan generasi bangsa akan suram, tanpa proses pendidikan layak sebagaimana mestinya. Pendidikan gratis diharapkan dapat menghilangkan kesenjangan antara si kaya dan si miskin untuk sama-sama memperoleh ilmu dari bangku sekolah. Dengan adanya program ini, harapan kedepannya yakni, proses penyelenggaraan dapat merata pada siapapun dan dimanapun. 4. Pendidikan Gratis akan Memperbaiki Mutu Lulusan Jangan pernah memandang rendah pendidikan yang diselenggarakan tanpa dipungut biaya menghasilkan seorang lulusan dengan mutu dan etos kerja rendah. Bisa jadi malah sebaliknya dengan kenyataan saat ini di dunia nyata. Dengan adanya pendidikan gratis, hal tersebut semakin membuat siswa berlomba-lomba untuk menunjukkan bahwa dirinya yang terbaik dalam hal prestasi akademik maupun non-akademik. Sehingga, akan terbentuk lulusan dengan mutu tinggi dan bertanggungg jawab. Itulah pembahasan singkat tentang pendidikan gratis di Indonesia. Semoga bisa memotivasi para generasi bangsa untuk terus belajar tanpa kenal lelah dan pantang menyerah. Pemuda hebat, Indonesia kuat. merupakan platform layanan akademi online dan media informasi kuliah untuk mahasiswa dan calon mahasiswa ApaTujuan dari Pendidikan Gratis di Indonesia? Apa Manfaat Pendidikan Gratis? 1. Menjamin Tersedianya Pendidikan; 2. Menopang Suksenya Wajib Belajar 12 Tahun; 3. Adanya Pemerataan Kesempatan Memperoleh Pendidikan; 4. Pendidikan Gratis akan Memperbaiki Mutu Lulusan Home Sekolah Senin, 18 Oktober 2021 - 1833 WIBloading... Finlandia adalah salah satu negara maju di benua Eropa Utara yang dikenal dengan sistem dan kualitas pendidikan terbaik di dunia. Foto/Ist A A A JAKARTA - Pada 2016, sebuah penelitian menyatakan bahwa Indonesia ada di peringkat kedua dengan persentase angka putus sekolah terbanyak. Hal ini tentu disayangkan, mengingat banyaknya potensi yang tertanam pada sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka putus sekolah ini adalah besarnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua untuk anak-anaknya. Di lain pihak, banyak negara di Eropa yang telah sepenuhnya membiayai pendidikan warga negaranya sehingga angka putus sekolah bisa ditekan. Baca Juga Berikut daftar negara-negara yang menggratiskan biaya pendidikan untuk FinlandiaSudah lama Finlandia terkenal akan peraturan-peraturannya yang memudahkan segala lapisan rakyatnya. Sejak 2018 lalu, negara ini secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan paling tinggi di dunia. Salah satu hal yang melatarbelakangi tingkat kebahagiaan warganya adalah sistem pendidikan yang baik dan tidak dipungut biaya. Tidak hanya warga asli Finlandia yang mendapat keuntungan ini, semua orang yang datang dan belajar di negara ini akan mendapat perlakuan yang sama. Tenaga pengajar di Finlandia juga dipilih secara seksama agar dapat menyampaikan ilmu yang dimilikinya dengan SwediaNegara ini terkenal dengan peraturannya yang menggratiskan biaya untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat paling tinggi. Swedia juga memfasilitasi keperluan sekolah setiap muridnya. Beberapa sekolah di Swedia juga menyediakan makan siang gratis dan tunjangan sekolah setiap bulannya. Peraturan ini tidak hanya dapat dinikmati oleh warga asli Swedia, seluruh pelajar asing yang datang dan belajar di negara ini juga mendapat keuntungan yang sama selama belajar di negara tersebut. Semua biaya ini ditanggung oleh pemerintahan JermanMeskipun terkenal dengan penerapan tarif pajak yang sangat tinggi terhadap penduduknya, nyatanya pajak tersebut dikembalikan pada warga dalam bentuk fasilitas yang juga berkualitas tinggi. Di Jerman, seseorang harus menyerahkan sebanyak 49,8 persen dari total penghasilan mereka. Namun, dengan membayar pajak, warga Jerman sudah bisa mendapat layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan yang gratis. Hal yang sama juga berlaku bagi pelajar asing yang belajar di negara ini. Setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa tersebut juga akan memberikan uang saku dan dibantu dalam membayar biaya penerbangan kembali ke tanah kelahiran NorwegiaSeperti negara-negara sebelumnya, warga Norwegia juga tidak perlu memikirkan biaya pendidikan karena negara menanggungnya. Alokasi dana pendidikan di negara ini didapatkan dari pajak penghasilan yang tinggi, mencapai 37 persen dari penghasilan warga Swedia per tahun yang rata-rata mencapai US$ atau Rp435 juta. Tingkat kebahagiaan penduduknya juga sangat baik karena memiliki sistem kesejahteraan yang terintegrasi dengan baik.*dilansir dari berbagai sumber, mpw pendidikan gratis dana pendidikan pendidikan Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 22 menit yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 3 jam yang lalu 3 jam yang lalu 5 jam yang lalu Sejumlahulama mengharapkan program pendidikan gratis bagi santri, dai dan ustadz untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dapat diakomodir oleh Ganjar Pranowo jika ANTARA News makassar politik Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. style="displayinline-block;width728px;height90px" > adsbygoogle = [].push{}; Betapa arti PENTINGNYA PENDIDIKAN bagi umat manusia. Pendidikan Indonesia mulai diperhatikan oleh pemerintah, pemerintah sudah serius menangani masalah pendidikan Indonesia. Terbukti dari 20% APBN ditujukan untuk kepentingan bidang pendidikan. Kita patut memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hal tersebut. Sekarang ini pendidikan di beberapa daerah di Indonesia sudah menjalangkan pendidikan gratis. Hal ini membawa dampak positif khususnya bagi para masyarakat yang memiliki tingkat perekonomian rendah. Mereka sudah bisa mengecap dunia pendidikan yang dulu bagi setiap orang dianggap mahal dan timbul fenomena dan pradigma bahwa pendidikan hanya milik orang kaya, orang miskin dilarang sekolah. Pendidikan di Indonesia merupakan sebuah polimik yang tidak akan kunjung habis. Saat ini banyak instansi yang menyindir dan mempertanyakan “Apakah kesejahteraan yang diberikan oleh pemerintah di bidang pendidikan berbanding lurus dengan hasil yang diharapkan?”. Bagi para pendidik yang memenuhi kualifikasi diberikan penghargaan berupa gaji dua kali gaji pokok ketika mereka telah menyandang gelar guru atau pengajar profesional. Para pengajar, pendidik berbondong-bondong untuk meraih status dan penghargaan tersbut tanpa memikirkan “Apa mereka layak mendaptkan hal tersbut?”. Tidak sedikit dari beberapa guru yang telah mendapatkan status tersebut melalui prosedur yang telah ditentukan. Akan tetapi masyarakat bayak yang resah melihat kenyataan guru yang telah mendapatkan status sebagai guru professional ternyata tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan bagi perkembangan peserta didik mereka. Sebut saja membuat perangkat pembelajaran mereka tidak ahli bahkan ada yang tidak bisa membuat perangkat pembelajaran sama sekali. Sistem penilaian atau penentuan kelulusan Ujian Nasional juga merupakan problem yang tidak kalah pentingnya. Mengingat penentuan kelulusan bukan lagi hanya ditentukan oleh Ujian Akhir Nasional akan tetapi juga dipengaruhi hasil belajar para peserta didik di sekolah mereka masing-masing dengan melihat nilai Rapor mereka. Karena guru malu ketika ada siswa mereka tidak lulus maka ditempu segala cara agar anak didik mereka lulus. Kepala Sekolah malu, Kepala Dinas malu, Bupati malu, dan Gubernur malu ketika wilayah yang mereka pimpin banyak siswa mereka yang tidak lulus sehingga merekapun memberikan isyarat agar para siswa tersebut bisa lulus dengan istilah “Main cantik”. Mau dikemanakan negeri ini?Karena mereka malu, sehingga menempuh segala cara agar mendapat penghargaan yang layak tanpa peduli dosa apa yang telah mereka perbuat. Budaya malu memang sangat perlu dilestarikan akan tetapi malu pada tempat yang tidak seharusnya adalah perbuatan yang sungguh tidak pantas dilakukan oleh para oknum yang bekerja di dunia pendidikan. Sebagai pendidik perbanyaklahIstigfarkarena dosa yang kita perbuat tidaklah sedikit, jangan sampai amal jariyahIlmu yang bermanfaat yang Anda harapkan dari mengjar malah terjadi sebaliknya Dosa Jariyah Dosa yang turun temurun Anda ajarkan. Lebih jauh " TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KE NEGERI CINA!". Lihat Pendidikan Selengkapnya Membantudari nominal paling kecil. Beasiswa 10.000 merupakan yayasan yang berfokus pada pendidikan di Indonesia. Yayasan ini telah memiliki relawan yang tersebar di 15 kota besar seluruh Indonesia, salah satunya Beasiswa 10.000 Surabaya. Kegiatan utama dari yayasan tersebut adalah program Sekolah Bimbel & Sekolah Minat Bakat gratis. - Pendidikan yang berkualitas menjadi salah satu bekal menuju masa depan lebih baik. Namun, belum semua anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama mengenyam pendidikan layak sesuai dengan usianya. Mengerti bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar, Stefanus Christofer, William Suwandi dan Kevin Samuel Andwa berinisiatif mendirikan Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan, yakni tempat belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, untuk bisa mendapatkan pendidikan secara 2020, Ruang Aksara Pengetahuan telah membangun dan memberikan fasilitas pendidikan di beberapa tempat, seperti di daerah Dusun Cigaru, Kabupaten Tangerang, Banten dan Manggarai. Baca juga Targetkan 17,9 Juta Siswa, Ini Cara Daftar KIP Sekolah SD-SMA 2021 "Kami memiliki keinginan untuk dapat membantu pendidikan di Indonesia. Banyak anak-anak yang putus sekolah dengan alasan biaya pendidikan yang mahal, apalagi di masa pandemik ini. Jadi, kita memutuskan untuk membuka Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan," papar Kevin dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat 20/3/2021. Ruang Aksara Pengetahuan, lanjutnya, difungsikan sebagai tempat belajar bagi para masyarakat yang kurang mampu, untuk bisa mendapatkan pendidikan secara gratis dengan fasilitas-fasilitas yang disediakan mulai dari alat tulis, buku, hingga masker untuk protokol kesehatan pada saat proses belajar."Kami memfasilitasi ruang belajar, tenaga pengajar, alat tulis, buku, dan lain-lain untuk mendukung anak-anak untuk bisa belajar," imbuh dia. Baca juga Pendataan KJP Plus SD-SMA Tahap 1 Tahun 2021 Dibuka, Ini Besaran Dana Dok. Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan Hadirkan tenaga pengajar kompeten Tak hanya fasilitas fisik, Ruang Aksara Pengetahuan memberikan tenaga pengajar yang memang berkompeten di bidangnya. Adapun mata pelajaran yang diajarkan mulai dari matematika, bahasa inggris, hingga kesenian. Hingga saat ini Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan di Dusun Cigaru telah memiliki anak didik sebanyak 10-25 orang murid di tingkat sekolah dasar. Sementara di Manggarai kurang lebih memiliki anak didik 15 orang. Stefanus berharap dengan adanya Yayasan Ruang Aksara Pengetahuan, para anak-anak yang kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan secara gratis. Sementara itu, William menambahkan, dengan mendapatkan pendidikan yang baik, masa depan anak-anak menjadi lebih baik. "Inilah yang kami harapkan, dan semoga ini bisa menginspirasi banyak orang," harap William. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. C7fz8A.
  • 8er952lf3i.pages.dev/490
  • 8er952lf3i.pages.dev/354
  • 8er952lf3i.pages.dev/310
  • 8er952lf3i.pages.dev/487
  • 8er952lf3i.pages.dev/481
  • 8er952lf3i.pages.dev/154
  • 8er952lf3i.pages.dev/282
  • 8er952lf3i.pages.dev/328
  • pendidikan gratis di indonesia