DaftarPerusahaan Daftar Perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan Surya Dumai: Wisma GKBI, 31st Floor, Jl.Jend.Sudirman, Kav 28 Jakarta Selatan: 021-5740888: Cisadane Sawit Raya, PT: Cisadane Raya: Jl.Kali Besar No.50.Jakarta Barat (021)6266358 6

Ilustrasi kebun kelapa sawit dalam kawasan hutan. Foto MongabaySABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Sebanyak 8 perusahaan yang tergabung dalam Surya Dumai Group First Resource diduga kuat sejak lama telah menanam sawit di kawasan hutan tanpa izin pelepasan hutan dengan total luasan mencapai hektar. Selain itu, sebagian lahan tersebut juga diduga tidak mengantongi hak guna usaha HGU dengan total luas hektar. Demikian temuan Center of Energy and Resources Indonesia CERI dan Lembaga Pencegah Perusak Hutan Indonesia LPPHI yang diterima SabangMerauke News, Kamis 30/6/2022. BACA JUGA Kejagung Geledah Kantor Setdakab Inhu dan 9 Lokasi Lain, 22 Orang Diperiksa Kasus Korupsi Kehutanan Duta Palma Grup CERI dan LPPHI menduga Surya Dumai Group setidak-tidaknya telah melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan di negeri ini. Di antaranya, Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan, dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Undang-undang Nomor 5 tahun 1960 tentang Pokok Pokok Agraria, Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha dan Undang-ndang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang Nasional. Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman mengaku telah melayangkan konfirmasi tertulis ke CEO Surya Dumai Group Marthias Fangiono pada 25 Juni 2022. Namun, hingga tenggat waktu 28 Juni 2022, Marthias tak memberikan keterangan apa pun mengenai temuan tersebut. "Kami telah meminta konfirmasi dan informasi tentang kewajiban semua perusahaan di bawah bendera Surya Dumai Group terkait izin pelepasan kawasan hutan dan HGU yang sejak dahulu hingga terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaran Kehutanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2021 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Adminitratif dan Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Denda Administatif yang Berasal dari Bidang Kehutanan. Tapi hingga saat ini mereka tidak membalasnya," ungkap Yusri. BACA JUGA Jaksa Agung Kebun Sawit PT Duta Palma Grup Tak Ada Izin, Sebulan Raup Cuan Rp 600 Miliar Yusri menyebutkan, surat konfirmasi bernomor 08/EX//CERI/VI/2022 itu dilayangkan sesuai Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2018 tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dikatakan Yusri, pihaknya juga sudah mengirimkan tembusan surat konfirmasi tersebut ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri ATR/ BPN, Dirjen Gakkum Kementerian LHK dan Dinas LHK Provinsi Riau. Redaksi SabangMerauke News masih berupaya mengonfirmasi manajemen PT Surya Dumai Grup First Resource terkait temuan CERI dan LPPHI ini. Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI telah melakukan penyitaan sebanyak 5 kebun sawit milik PT Duta Palma Grup di Indragiri Hulu seluas 37 ribu hektar pada 22 Juni lalu. Selain itu, penyidik Jampidsus Kejagung juga turut menyita dua unit pabrik kelapa sawit perusaahana Darmex Agro Grup tersebut. Sita aset selanjutnya diserahkan penitipannya kepada PTP Nusantara V. Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menyebut sejumlah perusahaan milik Surya Darmadi itu tidak mengantongi perizinan, termasuk izin pelepasan kawasan hutan. Perusahaan telah beroperasi puluhan tahun dan terkesan dibiarkan berakvitas tanpa penindakan. Surya Darmadi telah berstatus tersangka dan masuk daftar pencarian orang DPO oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK sejak beberapa tahun silam. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui dan ditangkap oleh KPK. Surya Darmadi diduga kuat terlibat dalam kasus suap alih fungsi kawasan hutan yang menjerat mantan Gubernur Riau Annas Maamun dan orang dekatnya Gulat Medali Emas Manurung. Jaksa Agung mengklaim, setiap bulan perusahaan yang mengelola lahan kawasan hutan negara secara ilegal itu menghasilkan cuan mencapai Rp 600 miliar. Perusahaan dikelola oleh manajemen profesional, namun hasilnya dikirim ke Surya Darmadi yang hingga kini tak diketahui dimana keberadaannya. Meski demikian, Kejagung belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. *

Daftarperusahaan kelapa sawit Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Nama Perusahaan Pasukan CPO (ton) Total Luas Lahan di Indonesia Luas Lahan yang ditanami di Indonesia Sinar Mas group/PT Golden Agri Resources 15.000 320.463 113.562 Wilmar International group 7.500 210.000 64.700 JAKARTA, - Organisasi swadaya masyarakat Transformasi untuk Keadilan Indonesia Tuk Indonesia mempublikasikan data penguasaan lahan sawit di Indonesia. Berdasarkan laporannya, mayoritas lahan sawit dikuasai hanya oleh 25 konglomerat. Direktur Eksekutif TuK Indonesia Rahmawati Retno Winarni mengatakan, data-data yang dia paparan berdasarkan keterbukaan informasi yang bisa diakses publik, di antaranya data di Kementerian Pertanian, Roundtable on Sustainable Palm Oil RSPO, hingga laporan tahunan perusahaan."Jadi semuanya itu sudah yang dipublikasikan yang dilakukan yang bersangkutan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu 30/1/2019.Laporan yang telah diolah itu menunjukkan perkembangan penguasaan lahan sawit dikendalikan oleh 25 taipan sawit Indonesia, yang sudah ditanami menurut laporan ini luasnya 12,3 juta luasan tersebut, sebanyak 3,4 jutanya adalah milik 25 grup bisnis yang dikuasai taipan. Total luasan lahan milik 25 grup bisnis tersebut sebesar 5,8 juta hektar dan 3,4 juta hektar tertanam, serta 2,4 juta hektar yang belum tertanam. "Telah terjadi akumulasi penguasaan modal dengan menyebabkan penguasaan lahan yang sangat besar," yang dimaksud adalah Jardine Matheson Group lewat PT Astra Agro Lestari Tbk, DSN Group lewat PT Dharma Satya Nusantara Tbk, Tanjung Lingga Group lewat PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, Sampoerna Group lewat PT Sampoerna Agro Tbk, Rajawali Group lewat PT Eagle High Plantations Sungai Budi Group lewat PT Tunas Baru Lampung Tbk, Austindo Group lewat PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Provident Agro Tbk, Gozco Group lewat PT Gozco Plantations Tbk, dan TPS Group lewat PT Golden Plantation ada Sinar Mas Group lewat Golden Agri-Resources, Wilmar Group lewat Wilmar International, Salim Group lewat Indofood Agri Resources, Harita Group lewat Bumitama Agri, Surya Dumai Group lewat First Resources, dan Kencana Agri Group lewat Kencana pula IOI Group lewat IOI Corporation, Genting Group lewat Genting Plantations, Boon Siew Group lewat Oriental Holdings, dan Batu Kawan Group lewat Kuala Lumpur Kepong, Anglo-Eastern Group lewat Anglo-Eastern ada Musim Mas Group lewat Musim Mas, Royal Golden Eagle Group lewat Asian Agri, Darmex Agro Group lewat Darmex Agro, dan Triputra Group lewat Triputra Agro yang dikumpulkan mendapati peran bank dalam membantu 25 grup perusahaan kelapa sawit tersebut. Data yang dikumpulkan diolah sejak berhasil mengidentifikasi bank-bank yang memberi modal untuk 25 perusahaan itu, yaitu Oversea-Chinese Banking Corporation Singapura, CIMB Group Malaysia, Malayan Banking Malaysia, Bank Negara Indonesia Indonesia dan Bank Mandiri Indonesia.Berikutnya ada bank-bank Eropa yaitu Credit Suisse Swiss, Rabobank Belanda dan BNP Paribas Prancis, Citigroup Amerika Serikat.Pihaknya mengidentifikasi uang dengan nilai total US$ 19,7 miliar yang disediakan oleh bank untuk kegiatan produksi minyak sawit dari 25 grup bisnis periode yang sama, bank investasi telah menerbitkan saham dan obligasi untuk kegiatan produksi minyak sawit dari 25 grup bisnis ini dengan nilai total US$ 8,0 miliar."Jadi kita lihat kalau gitu aktor penyandang dananya adalah bank dan investor. Kalau bank siapa yang berikan utangan kepada grup-grup ini, itu banyak sekali dari luar Indonesia," tambahnya. ***Artikel ini telah tayang di detikcom dengan judul "25 Perusahaan Ini Kuasai Lahan Kelapa Sawit di RI"EditorAkham Sophian Datayang dikumpulkan mendapati peran bank dalam membantu 25 grup perusahaan kelapa sawit tersebut. Data yang dikumpulkan diolah sejak 2010-2018. Pihaknya berhasil mengidentifikasi bank-bank yang memberi modal untuk 25 perusahaan itu, yaitu Oversea-Chinese Banking Corporation (Singapura), CIMB Group (Malaysia), Malayan Banking (Malaysia), Bank - Harga sawit Riau turun dalam kurun tiga bulan terakhir ini. Anjloknya harga komoditas tersebut ternyata berdampak merosotnya aktivitas Pelabuhan Roro Dumai. Staf Pelabuhan Roro Dumai Riandi menyatakan tak ada lagi truk-truk pengangkut tandan buah segar TBS sawit yang menyeberang. “Jadi truk-truk colt diesel yang angkut sawit dan karet tak lagi ada yang menyeberang ke Dumai, sudah dua bulan ini lah sepi," kata Riandi dikutip dari Antara, Kamis 28/7/2022. Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang bermukim di Pulau Rupat sebagai petani kelapa sawit dan karet, kini memilih tidak menjual hasil panen ke Dumai lantaran terbebani biaya operasional yang tinggi. "Karena kalau hari-hari biasa truk-truk sawit ini lah yang ramai menyeberang. Jadi hitung-hitungannya tak masuk. Anggaplah ada selisih, di Rupat di Dumai lebih bagus mereka jual di sana karena untuk ongkos penyeberangan saja mereka sudah rugi. Makanya, hampir tak ada lagi truk-truk pengangkut sawit itu yang menyeberang,” ungkap Riandi. Dikatakannya, petani hanya menjual sawit dan karet lewat pengepul di Rupat, itupun dengan harga murah. "Mereka jual sawit dan karet di Rupat saja karena di sana juga ada Perusahaan Kelapa Sawit PKS kan, katanya. Dia mengatakan, kondisi seperti ini tidak terjadi saat harga sawit dan karet bagus. "Saat kondisi normal tidak kurang 120 unit kendaraan colt diesel yang mengangkut sawit dan karet beraktivitas di pelabuhan ini, paling tidak 60 unit datang, 60 unit antre untuk menyeberang," terangnya. Sedangkan untuk kendaraan pribadi, biasanya akan ramai mengisi pelabuhan penyeberangan di hari-hari libur atau week end. “Kalau hari-hari kerja yang ramai itu memang colt diesel isi sawit atau muat kayu balak. Kondisi seperti ini memang sejak pemerintah memberlakukan kebijakan larangan impor kemarin,” jelasnya. Antara Berdirisejak tahun 1979, Asian Agri saat ini telah berkembang menjadi salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Asia yang mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 100.000 hektar di Sumatera Utara, Riau dan Jambi, serta didukung oleh lebih dari 22.000 orang karyawan yang bergabung dan berkembang bersama perusahaan.

Selasa, 19 April 2016 - 000000 WIB BLH Rohul Akui Kuari Milik Purwadi di Bangun Jaya Diduga Ilegal PASIR PENGARAYAN - Kepala Badan Lingkungan Hidup BLH Kabupaten Rokan Hulu Rohul, Hen Irpan mengakui, kuari milik Purwadi di Peladangan, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara illegal. “Memang kuari tersebut sudah berjalan dulu, namun tahun 2014 lalu… Senin, 18 April 2016 - 000000 WIB Tegas Jaga Kebersihan, Kepala BPMP2T Paksa Staf Kutip Puntung Rokok SIAK - Agar kantor terlihat bersih nyaman dan bebas dari puntung serta asap rokok agar tidak tercemar terhadap interior yang ada, kepala BPMP2T Siak melarang stafnya merokok diruangan. "Sebenarnya menjaga kebersihan terhadap kantor harus ada niatnya dan… Jumat, 15 April 2016 - 000000 WIB Terhitung Januari, 400 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis BENGKALIS - Setiap tahunnya, kebakaran hutan mengakibatkan berbagai macam kerugian. di antaranya gangguan kesehatan masyarakat, kerusakan flora dan fauna, dan perekonomian. Terhitung Januari tahun 2016 kebakaran lahan di kabupaten Bengkalis menghabiskan lahan sekitar 400 hektar. Namun kondisi… Jumat, 15 April 2016 - 000000 WIB Anggota DPRD AJak Masyarakat Gugat SK 673 Menhut BUKITBATU - Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 673 Tahun 2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan Hutan seluas hektar; Perubahan Fungsi Kawasan Hutan seluas hektar; Penunjukan Bukan Kawasan Hutan Menjadi Kawasan Hutan seluas hektar, di Provinsi Riau, yang ditandatangani oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan pada… Kamis, 14 April 2016 - 000000 WIB Sampah Plastik Tidak Berkurang Peraturan Plastik Berbayar Bakal Ditiadakan di Pekanbaru PEKANBARU - Kendatipun Pemerintah KotaPemko Pekanbaru sudah memberlakukan plastik berbayar. Namun sampah berbahan plastik di Pekanbaru belum kunjung berkurang. Kepala Bidang Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman mengatakan bahwa pemberlakukan penggunaan plastik berbayar masih… Kamis, 14 April 2016 - 000000 WIB Lahan Semak Belukar di Jalan Pemda Kelurahan Langgam Terbakar PELALAWAN - Seluas Seperempat hektar lahan semak belukar milik warga di Jalan Pemda Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam terbakar pada pukul Wib dapat dijikakkan oleh Tim bersama penanggulangan karlahut pada pukul Wib pada Kamis 14 April 2016. Rabu, 13 April 2016 - 000000 WIB Bupati Status Siak "Aman dari Api" Harus Dipertahankan SIAK - Kabupaten Siak ditetapkan sebagai daerah percontohan terkait keberhasilsan daerah ini mengatasi persoalan kebakaran hutan dan lahan Karhutla. Untuk itu, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi meminta kepada semua pihak untuk mempertahankan status tersebut. "Alhamdulillah kabupaten… Selasa, 12 April 2016 - 000000 WIB Dua Utusan Riau Ikuti Diklat MOK di Bandung PASIR PENGARAYAN - Sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan satunya adalah tentang kewenangan Provinsi yang diserahkan ke Kabupaten/Kota yakni Pelaksanaan Metrologi. Terkait Legal berupa tera, tera ulang dan pengawasan. Berdasarkan aturan perundang-undangan tersebut, Pusat Pengembangan… Selasa, 12 April 2016 - 000000 WIB Perlu Pembenahan Saluran Air di Pekanbaru PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zaidir Albaiza SH MH, mengatakan Kondisi genangan air di Kota Pekanbaru saat hujan turun kini masih saja menjadi permasalahan yang belum ditemukan solusi. Zaidir menyebut bahwa genangan air ini dikarenakan saluran air yang tidak lagi layak. … Senin, 11 April 2016 - 000000 WIB BLH Pelalawan Belum Pernah Keluarkan Rekom Amdal PT Telkom PELALAWAN - Badan Lingkungan Hidup BLH Kabupaten Pelalawan mengungkapkan sampai saat ini Pihak PT Telkom belum perna mengurus izin dampak lingkungan untuk Tower PT Telkom yang berada di RT 01 RW 03, Dusun Pulau Payung, Pangkalan Kerinci Timur. Senin, 11 April 2016 - 000000 WIB Dishub Dumai Lakukan UE Kenderaan Bermotor DUMAI - Dinas perhubungan Dishub Kota Dumai melalui Unit Pelaksana Tekhnis UPT Pengujian Kendaraan Bermotor melaksanakan kegiatan sosialisasi dan implementasi serta menggelar uji emisi UE kenderaan bermotor, Senin 11 April 2016. Â Kegitan UE yang dilakukan khusus pada kenderaan… Senin, 11 April 2016 - 000000 WIB Pemkab Meranti Dukung Restorasi Gambut Nasional SELATPANJANG - Dukungan penuh atas program restorasi gambut Nasional gagasan Presiden Jokowi melalui Badan Restorasi Nasional Republik Indonesia BRG RI turut dibuktikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dukungan itu dibuktikan dengan melakukan persiapan peninjauan objek restorasi dikawasan Desa… Senin, 11 April 2016 - 000000 WIB Polisi, TNI dan Masyarakat Goro Timbun Jalan Rusak BAGANBATU - Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang diakibatkan jalan yang cukup parah di jalan Lintas Riau Sumut Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah, Anggota Satlantas Polres Rohil pada Pos Lantas Bagan Sinembah Km 8 Bagan Batu bersama TNI dan masyarakat sekitar melakukan penimbunan pada jalan tersebut. Kamis, 07 April 2016 - 000000 WIB Usai Reses, Roem Diani Dewi Langsung Ajak Dinas PU Tinjau Saluran Air PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi, melakukan aksi cepat dalam resesnya di Kelurahan Padang Bulan. Jika selama ini dikatakan reses Anggota DPRD hanya seremoni, namun tidak dengan reses Roem Diani Dewi. Terbukti, saat keluhan… Kamis, 07 April 2016 - 000000 WIB Dua Ribu Hektare Lahan di Rohul Akan Ditanami Kacang Kedelai PASIR PENGARAYAN - Tahun 2016 ini, ditargetkan akan dilakukan penanaman kacang kedelai di 2000 hektar lahan, yang tersebar di 13 Kecamatan dari 16 kecamatan se-Rohul, dan kini sudah teraliasasi mencapai 50 persen. Hal itu dikatakan Bupati Rohul,… Kamis, 07 April 2016 - 000000 WIB Firdaus Berharap Mei Verifikasi RUTRK Pekanbaru Rampung PEKANBARU - Kota Pekanbaru dikenal sebagai kota investasi terbaik se-Indonesia, namun tahun ini pengembangan investasi tidak dapat dilakukan. Hal ini dikarenakan permasalahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah RTRW Riau dan Rencana Umum Tata Ruang Kota RUTRK. Walikota… Rabu, 06 April 2016 - 000000 WIB Pekanbaru Tidak Mempunyai Anggaran Untuk Perbaikan Drainase PEKANBARU - Kendatipun banyaknya titik jalan yang saluran drainasenya tersumbat saat musim penghujan tiba. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air BM-SDA tampaknya tidak berdaya. Pasalnya anggaran khusus untuk perbaikan drainase tidak ada. Adapun beberapa… Rabu, 06 April 2016 - 000000 WIB DKPP Siak Siapkan Tong Sampah di Lokasi Wisata SIAK - Untuk menjaga kelestarian dan keasrian di lokasi water front city, Dinas Kebersihan Kabupaten Siak siapkan tong sampah di beberapa titik. "Kebersihan kota Siak harus terjaga dan terawat dengan baik. Apalagi Siak sebagai kota destinasi wisata… Rabu, 06 April 2016 - 000000 WIB Camat Bangun Purba Taja Sosialisasi Karlahut BANGUN PURBA - Untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan Hutan Karlahut, pihak kecamatan Bangun Purba taja sosialisasikan tentang, kebakaran hutan dan lahan serta bahaya dampak asap, pencegahan dan penanggulangan narkotika, bertempat di Aula kantor Camat, Rabu 6 April 2016. Rabu, 06 April 2016 - 000000 WIB Raih Predikat Kota Invetasi Terbaik, Pekanbaru Masih Terkendala RTRW PEKANBARU - Walaupun Kota Pekanbaru kembali mendapatkan penghargaan sebagai kota investasi terbaik se-Indonesia, namun permasalahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah RTRW Riau dan Rencana Umum Tata Ruang Kota RUTRK masih menjadi kendala saat ini. "Tahun 2016 ini… Selasa, 05 April 2016 - 000000 WIB Amdal Salah Satu cara Mengelola SDA dan Lingkungan Dalam Pembangunan BENGKALIS - Sebagai salah satu upaya mempercepat peningkatan keberhasilan pembangunan ekonomi, setiap daerah termasuk di Indonesia, terus dilakukan upaya penyederhanaan izin. Tidak terkecuali izin tentang lingkungan atau Analisis Dampak Lingkungan Amdal, yang menjadi salah satu syarat bagi… Selasa, 05 April 2016 - 000000 WIB Pemko Pekanbaru Gesa Pembangunan Jalan Akses Tol Pekanbaru-Dumai PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru optimis jika pembangunan jalan akses menuju pintu tol Pekanbaru-Dumai akan tuntas sebelum peletakan pertama jalan tol dilaksanakan. Kepala Dinas Bina Marga Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun, ketika ditemui, Selasa 5 April 2016 dikantor… Senin, 04 April 2016 - 000000 WIB Lestarikan Lingkungan Managemen PT LIL Tabur 10 Ribu Benih Ikan di Sungai Tandun TANDUN - Manager PT Langgak Inti Lestari LIL, Sejati Tarigan ST didampingi Personalia Rian Faktawijaya belum lama ini menaburkan 10 ribu ekor benih ikan di Sungai Tandun. Hal ini guna untuk melestarikan lingkungan Desa Koto Tandun yang merupakan daerah perusahaan sawit itu beroperasi. … Senin, 04 April 2016 - 000000 WIB Warga Kecewa, Jalan Datuk Engku Lela Putra DiTutup Total PANGKALANKERINCI - Selama sebulan terakhir ini, Jalan Datuk Engku Lela Putra yaang berada di Pangkalan Kerinci Timur yang merupakan akses penghubung bagi Warga ditutup pembangunan Box Culvert dlakukan dengan pemutusan total Jalan yang seharusnya dilakukan bertahap sisi kiri dan kanan. … Senin, 04 April 2016 - 000000 WIB Bahas Restorasi Lahan Gambut, Pemkab Meranti Gelar Rapat SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Pemkab Kepulauan Meranti melaksanakan rapat tentang Restorasi Lahan Gambut bersama Badan Restorasi Gambut BRG dan Pejabat dilingkungan Pemkab Meranti untuk melakukan kegiatan pemulihan lahan gambut,abrasi dan sagu dengan sistem sekat kanal di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Daerah ini termasuk dalam target restorasi lahan… Senin, 04 April 2016 - 000000 WIB Pemkab Inhu Kembali Terima Hand Traktor Dari APBN RENGAT - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu Inhu melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hultikultura Distan TPH kembali menerima bantuan alat pertanian berupa hand traktor dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara APBN senin 4 April 2016. Menurut keterangan salah seorang… Jumat, 01 April 2016 - 000000 WIB 11 Hotspot Terdeteksi di Riau, 3 di Bengkalis BENGKALIS - Didapati 11 titik panas hotspot pada Jumat 1 April 2016 yang terdeteksi di Riau. Dari jumlah angka tersebut, sebanyak 3 hotspot ada di Kabupaten Bengkalis. BPD Damkar Bengkalis sampai saat ini hanya memastikan ada dua hotspot yang terjadi kebakaran di lapangan. Hasil pantauan… Kamis, 31 Maret 2016 - 000000 WIB Plt Gubri, Kapolda dan Danrem Tinjau pembuatan Kanal Blocking di Desa Rantau PELALAWAN - Plt Gubernur Riau Arsadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Brigjend Supriyanto, Danrem 031/WB Brigjend Nurendi mendatangi lokasi program pembuatan 100 kanal blocking di Desa Rantau baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Kamis 31 Maret 2016. Kedatangan Plt. Gubernur Riau Arsadjuliandi Rachman, Kapolda Riau… Rabu, 30 Maret 2016 - 000000 WIB Tidak Ada Tindak Lanjut Kebun Warga Sungai Bela Makin Hancur Akibat PT IJA TEMBILAHAN - Semenjak masuknya PT Indogren Jaya Abadi IJA Surya Dumai Group di Desa Sungai Bela pada 2013 lalu, guna membangun perkebunan sawit, semenjak itu pula ekonomi masyarakat desa terancam. Pasalnya, lahan perkebunan kelapa dalam dan lahan… Rabu, 30 Maret 2016 - 000000 WIB Diduga Asal Siap, Turap Tanjung Montong Merendah TANJUNG MONTONG - Bangunan Turap terbuat dari batu jeronjong di pantai Tanjung montong kini terus menurun ketinggiannya. Akibatnya gelombang laut yang datang dari arah Selat Malaka mudah melangkahi turap dan menerjang pesisiran pantai Tanjung Montong, KAbupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. … Rabu, 30 Maret 2016 - 000000 WIB Jalan Poros Lukun Sungai Tohor Diminta Tuntas 2017 LUKUN - Terhentinya proyek pembangunan jalan poros Lukun Sungai Tohor, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, pada tahun lalu diharap dapat di lanjutkan pada tahun 2017 mendatang. Ini merupakan skala prioritas yang perlu di realisasikan oleh pemda. Hal itu… Rabu, 30 Maret 2016 - 000000 WIB Jalan Utama Menuju Kantor Desa Pakning Asal yang Baru, Memprihatinkan BENGKALIS - Akses jalan Sukajadi Ujung yang merupakan akses utama menuju Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu yang baru, dalam kondisi parah dan memprihatinkan. Pantauan media ini terlihat kondisi badan jalan sudah hancur lebur menyatu dengan tanah,… Rabu, 30 Maret 2016 - 000000 WIB Gara-Gara Rasionalisasi, Pembangunan Jembatan Tambak-Bakung Ditunda PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melalui Dinas Pekerjaan Umum PU memastikan untuk rehap total jembatan yang menghubungkan Desa Tambak ke Desa Bakung tahun ini belum bisa dikerjakan atau ditunda. Kepastian ini disampaikan langsung Kepala Pekerjaan Umum PU… Selasa, 29 Maret 2016 - 000000 WIB Reses Jhon Romi Sinaga Warga Keluhkan Buruknya Drainase Hingga Sebabkan Banjir PEKANBARU - Buruknya drainase hingga banjir masih menjadi keluhan Warga Kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan warga kepada Anggota DPRD Pekanbaru Dapil Tampan dan Payung Sekaki Jhon Romi Sinaga, saat melakukan reses. Dihadapan wakil rakyat dari PDIP tersebut,… Senin, 28 Maret 2016 - 000000 WIB Polres Dumai Bangun 75 Kanal Blocking Antisipasi Karhutla DUMAI - Selama bulan Maret 2016 ini, Kepolisian Resort Polres Dumai bersama beberapa instansi terkait telah membangun sebanyak 75 unit Kanal Blocking di beberapa kecamatan di Kota Dumai yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan Karhutla. … Senin, 28 Maret 2016 - 000000 WIB Amril Pembangunan Bengkalis Diawali Dari Desa BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin, mengatakan, sebagaimana diamanahkan peraturan perundang-undangan serta konsep pembangunan nasional saat ini, pembangunan di Kabupaten Bengkalis, khususnya untuk lima tahun ke depan, tetap dititikberatkan pada desa sebagai lokus dan fokusnya. Yaitu, membangun Kabupaten Bengkalis dari desa. … Senin, 28 Maret 2016 - 000000 WIB Petani Bengkalis Diminta Jangan Alih Fungsikan Lahan BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, berharap, para petani di Kecamatan Siak Kecil seperti di Desa Sepotong, Langkat dan sekitarnya, tetap konsisten mengolah lahannya dengan tanaman padi. "Jangan alihfungsikan lahan menjadi perkebunan karet maupun sawit. Tetaplah menjadi… Minggu, 27 Maret 2016 - 000000 WIB Warga Kecamatan Tampan Deklarasikan Gerakan Tampan Bersih PEKANBARU - Warga Kecamatan Tampan menyatakan tekad mensukseskan gerakan Tampan bersih, yang merupkan program seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Tampan dalam mewujudkan cita-cita Walikota Pekanbaru Menuju Pekanbaru Kota Metropolitan Madani. Pernyataan itu tertuang dalam deklarasi dan ikrar seluruh… Minggu, 27 Maret 2016 - 000000 WIB Danramil 02 Rambah Lakukan Patroli Karhutla RAMBAH - Danramil 02 Rambah Kapten Arm Alza Septendi bersama Kapolsek Rambah Samo, diwakili Kanit Binmas Polsek Rambah Samo Brigadir Sepriadi Candra, patroli pantau seluruh Desa di wilayah Teritorial Koramil 02 Rambah dan wilayah Hukum Polsek Rambah Samo, cari siapa saja pelaku pembakar Lahan dan Hutan Karhutla.… Minggu, 27 Maret 2016 - 000000 WIB Jembatan Mentawai Putus, Warga Keluhkan Mahalnya Tarif Penyebrangan ROKAN IV KOTO - Pasca putusnya jembatan Sungai Mentawai yang merupakan penghubung Jalan Provinsi di desa Cimpang Kiri-Kanan Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Rohul beberapa waktu lalu, masyarakat terpaksa menyebrang menggunakan rakit yang disediakan BPBD Rohul.

PerusahaanPerkebunan Sawit dan Pengolahan Minyak Sawit MURINIWOOD INDAH INDUSTRY, PT August 22, 2014 admincantik 0 Comment Alamat: Kantor Pusat Gedung SURYA DUMAI GROUP, 5th Floor Jalan Jend. Sudirman No. 395 Pekanbaru 28884 Riau Phones - (0761) 31414 , 8 Fax. - (0761) 32700 Branch - Wisma 77, 7th Floor Jalan S. Parman Kav. 77 Slipi
– Perusahaan Perkebunan dan Pengolahan Kelapa Sawit atau CPO semakin dikenal di kalangan masyarakat. Di Indonesia sendiri umumnya perusahaan CPO ini di berpusat di Sumatera dan Kalimantan yang merupakan area perkebunan kelapa sawit. Dalam Bukunya yang berjudul “Kinerja 50 Top Group Perusahaan Kelapa Sawit di Indonesia 205-2016, CDMI Creative Data Make Investigation and Research Consulting menyebutkan bahwa pada tahun 2015-2016 perusahaan kelapa sawit di Indonesia mengalami banyak tekanan yang mengharuskan mereka melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan pendapatan dan laba. Hasilnya ada perusahaan yang berhasil meningkatkan keduanya, ada yang berhasil meningkatkan pendapatan namun labanya tetap merosot dan bahkan ada yang terpaksa membiarkan perusahaannya jatuh ke tangan investor karena tidak berhasil mempertahankan pendapatan dan labanya. Pada kesempatan kali ini mari membahas 5 perusahaan CPO terbaik yang ada di Indonesia. 1. Astra Agro Lestari Tbk AAL Astra Agro Lestari Tbk merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan produsen CPO terbesar di Indonesia. Anak perusahaan PT Astra Internasional ini menguasai lahan seluas ha yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia khususnya di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Luas lahan yang dikelola oleh perusahaan ini sudah termasuk lahan perusahaan dengan petani yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Astra Agro juga mengembangkan industri hilir melalui pengoperasian pabrik pengolahan minyak sawit refinery di kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat dan Dumai di provinsi Agro termasuk salah satu produsen CPO yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia BEI dan memenuhi permintaan ekspor produk minyak kelapa sawit dalam bentuk olein,stearin dan FAD ke Tiongkok, Singapura, Malaysia, Filipina dan Korea Selatan. Saat ini kapitalisasi pasar Astra Agro mencapai triliun. 2. Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk SMART PT Sinar Mas Agro Resources and Technoloy Tbk SMART merupakan anak perusahaan dari Sinar Mas Group yang berfokus pada pengolahan minyak kelapa sawit secara lestari. SMAR memiliki areal perkebunan seluas ha di Indonesia termasuk lahan plasma. Kegiatan produksinya mencakup pengolahan Tandan Buah Segar TBS menjadi CPO dan inti sawit PK hingga memprosesnya menjadi berbagai produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel dan menyalurkan produk hampir ke seluruh dunia. SMART memiliki 16 pabrik kelapa sawit, 4 pabrik pengolahan inti sawit dan 4 pabrik rafinasi di Indonesia. Sejak tahun 1962 perusahaan ini sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia BEI dan berkantor pusat di Jakarta. Berbagai produk yang dihasilkan oleh perusahaan seperti m inyak goreng yang terkenal adalah Filma dan Kunci Mas. 3. PT PP London Sumatera Indonesia Tbk PT PP London Sumatera Indonesia Tbk atau lebih dikenal dengan istilah Lonsum. Perusahaan yang berbasis di London Inggris ini pertama kali mendirikan perusahaannya di Indonesia pada tahun 1906,di Medan Sumatera Utara. Saat ini Lonsum telah berkembang menjadi salah satu perusahaan perkebunan terkemuka di dunia dan sudah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia BEI sejak tahun 1996. Kegiatan utama Lonsum dimulai dari budidaya kelapa sawit hingga pengolahannya berdasarkan sertifikasi ISPO Indonesia Sustanaible Palm Oil yang diperoleh sejak tahun 2013. Selain perkebunan kelapa sawit,Lonsum juga mengelola perkebunan karet dan kakao. Hingga tahun 2019, Lonsum sudah mencapai ton CPO bersertifikasi ISP atau sekitar 80% dari total produksi inti CPO. 4. Sampoerna Agro Tbk PT Sampoerna Agro Tbk adalah salah satu anak perusahaan dari Jardine Matheson Group yang memiliki fokus pengelolaan di bidang perkebunan kelapa sawit dengan sistem pengolahan berkelanjutan. Sejak tahun 2019, pendapatan terbesar perusahaan berasal dari CPO sekitar 96%. Sampoerna Agro telah memperoleh berbagai sertifikasi di sektor minyak saawit seperti Roundtable Sustanaible Palm Oil RSPO dan Sertifikat International Sustanaibility and Carbon Certification ISCC. Sertifikasi pengolahan minyak sawit lokal diperoleh juga olen Sampoerna Agro melalui Indonesia Sustanaible Palm Oil ISPO. Perusahaan ini berlokasi di Sumatera dan Kalimantan dan sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia BEI. 5. Wilmar Group Wilmar Group berpusat di Singapura dan sudah berdiri sejak tahun 1991,dan menjadi salah satu perusahaan Agribisnis terkemuka di Asia. Di Indonesia sendiri Wilmar Group memiliki areal pengelolaan di Sumatera,Jawa dan Kalimantan. Kegiatan produksi utama perusahaan ini meliputi budidaya sawit, pengolahan minyak sawit, biodiesel, produk eleokimia serta sudah merambah ke industri pupuk dan penggilingan gula. Salah satu hasil produksi Wilmar Group adalah minyak goreng bermerek Sania Royal dan Fortune. Demikianlah daftar 5 perusahaan CPO terbaik yang perlu kamu ketahui. Hampir semua perusahaan yang disebutkan diatas telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia BEI dan tentunya beberapa produk yang dihasilkan dengan berbagai merek sudah familiar untuk kita. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu ya. ira
Beberapaderetan emiten perusahaan sawit (CPO) tersebut antara lain: Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Andira Agro Tbk (ANDI) Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) Eagle High Plantations Tbk (BWPT) Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Fap Agri Tbk (FAPA) Golden Plantation Tbk (GOLL) Gozco Plantations Tbk (GZCO) PALEMBANG – Harga tandan buah segar TBS kelapa sawit di Provinsi Sumatra Selatan Sumsel pada periode pertama bulan Juni 2023 ini masih mengalami penurunan. Analis PSP Ahli Madya Dinas Perkebunan Sumsel Rudi Arpian merinci harga TBS Sawit untuk umur tanam 10-20 tahun adalah sebesar per kilogram atau mengalami penurunan sebanyak Rp50,84 per kilogram. “Turun sebesar Rp50,84 per kilogram jika dibandingkan dengan harga periode kedua bulan Mei 2023 yang seharga per kilogram,” kata Rudi, Jumat 9/6/2023. Adapun untuk crude palm oil CPO saat ini dijual dengan harga dengan harga inti dan indeks K sebesar 89,46 persen. Rudi mengakui, penyebab harga TBS masih mengalami penurunan seperti periode sebelumnya adalah kondisi kompetitor atau minyak nabati dari kedelai yang sedang masa panen. Dia menjelaskan bahwa, pasokan minyak nabati yang melimpah dan harga yang tidak jauh berbeda dengan CPO membuat banyak negara konsumen mengalihkan konsumsinya menggunakan minyak nabati. “Terlebih, transportasi para negara penghasil minyak nabati ke negara konsumen jauh lebih dekat, sehingga banyak yang mengalihkan pembeliannya,” bebernya. Hal itu membuat persaingan dari minyak ini sedikit ketat dan Indonesia sendiri tidak bisa bersaing lantaran jarak tempuh untuk ke negara importir cukup jauh.“Dari para negara importir jauh dan membutuhkan transport yang cukup tinggi,” tutupnya. Sementara itu, untuk harga TBS sawit di masing-masing umur tanam yaitu sebagai berikut. Tahun 3 Tahun 4 5 Tahun 6 Tahun 7 Tahun 8 Tahun 9 10-20 Tahun 21 Tahun 22 Tahun 23 Tahun 24 Tahun 25 K64 Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

CVINDORIAU PERSADA. CV.INDORIAU PERSADA BERDOMISILI DI PEKANBARU RIAU YANG BERGERAK DI BIDANG EKSPOR DAN IMPOR DENGAN KOMODITI ANTARA LAIN CARPET , SAJADAH, , Untuk Informasi dan Keterangan Lebih Lanjut Silahkan Hubungi Kami di 0813 78889966 - 0761 4885151 Fax : 0761 861019. Alamat. JL.SENAPELAN 1 A. PEKANBARU.

DUMAIDUMAIPOSNEWS– Musim Mas Group, salah satu perusahaan minyak sawit global terkemuka yang dimiliki oleh Bachtiar Karim, Burhan Karim dan Bahari Karim, memberikan bantuan dana melalui program CSR Corporate Social Responsibility PT. Intibenua Perkasatama senilai Rp 1,5 Miliar untuk pembangunan Islamic Center di kota Dumai. Sumbangan tersebut adalah bentuk kepedulian dan dukungan Musim Mas Group kepada masyarakat dan Pemprov Riau khususnya Pemko Dumai dalam pembangunan Islamic Center di kota Dumai. Islamic Center kota Dumai akan menjadi pusat kegiatan masyarakat muslim dengan kapasitas lebih dari 500 orang dan dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, meeting hall dan lain-lain yang ditujukan untuk mendukung kegiatan islami tanpa menggangu kegiatan beribadah. Sumbangan senilai Rp 1,5 M dalam bentuk uang tunai diberikan langsung oleh perwakilan Perusahaan, Yuandy Manager Corporate Affair Musim Mas Group di dampingi Yunus General Affair PT. IBP kepada Walikota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS pada tanggal 24 Maret 2022, di Rumah Dinas Walikota Dumai, Jalan Putri 7, Kota Dumai, Riau. “Saya mewakili Musim Mas Group, memberikan sumbangan dana melalui program CSR senilai Rp 1,5 M kepada Walikota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS. Harapan kami bantuan ini bermanfaat untuk memberikan fasilitas yang layak dan nyaman bagi Jama’ah yang akan beribadah dan melakukan kegiatan keagamaan di Islamic Center Kota Dumai. Kami sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan yang dapat mendukung masyarakat ditempat perusahaan kami beroperasi di Pemprov Riau khususnya di Kota Dumai.” ucap Yuandy. Kegiatan ini selaras dengan Visi dan Misi Musim Mas Group yang bertanggungjawab terhadap aspek sosial. Sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di kota Dumai, perusahaan akan selalu aktif dalam memberikan dukungannya terhadap masyarakat dan juga kepada pemerintah melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kepentingan umum. Pada kesempatan yang sama Walikota Dumai H. Paisal, SKM, MARS menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas sumbangsih dan kepedulian PT. Intibenua Perkasatama terhadap pembangunan daerah khususnya dalam pembangunan Dumai Islamic Centre. Dana ini akan segera kami manfaatkan untuk pembangunan Dumai Islamic Centre. Harapan saya PT. Intibenua Perkasatama tetap dapat terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah serta menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kota Dumai.rka

penilaianpada pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) dan petani pemasok Refineri Wilmar di WINA Dumai dan WINA Pelintung, Riau, Indonesia. A2. Prioritas Kunjungan Pabrik Guna memprioritaskan PMKS mana yang dikunjungi, proses MPP (Mill Prioritisation Process) dilakukan terlebih dahulu. Proses ini menganalisis

Kondisi parit tempat pembuangan limbah PT IBP Dumai. DUMAI - Keberadaan perusahaan pengelola sawit dan turunannya di Kota Dumai, Riau, kembali dikeluhkan warga. Setelah permasalahan rekrut tenaga kerja, kini muncul masalah baru yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Yakni, pembuangan limbah pabrik tidak sesuai prosedural. Sehingga dikhawatirkan mengancam kesehatan masyarakat sekitar lokasi. Sebagaimana halnya perusahaan pengelola minyak sawit yang beroperasi di wilayah Lubuk Gaung, Sungai Sembilan Kota Dumai. Yakni, PT Inti Benua Perkasa IBP diduga sengaja membuang sisa pengelolaan pabrik di pemukiman masyarakat. Sisa pengelolaan pabrik seperti sisa pembakaran batu bara buttom dan fly ash menjadi pemandangan biasa bagi masyarakat sekitar. Setiap hari terlihat beterbangan di udara. Sementara, pembungan sisa olahan oleo chemical juga dibuang melalui drainase perusahaan ke permukiman masyarakat setempat. Parahnya, diduga cairan limbah jenis B3 tersebut sengaja dibuang ke lokasi masyarakat. Sehingga menjadi bagi masyarakat di wilayah pabrik. Oleh karena polusi dan air sumur tercemar yang menyebabkan tanaman milik masyarakat banyak yang mati. Masyarakat sekitar yang dikonfirmasi wartawan, mengakui ada sisa cairan pengelolaan pabrik dibuang melalui drainase ke premukiman. Hanya saja mereka tidak mengetahui limbah tersebut termasuk limbah B3 yang sangat berbahaya dan bisa mengancam kesehatan masyarakat sekitar. "Limbah pembangunan perusahaan PT IBP tersebut sangat pekat dan berbau menyengat. Limbah mengalir ke drainase kami. Kami kuatir itu limbah B3 yang mengganggu kesehatan," ujar seorang warga mengakui bernama Andi, Jumat 26/7/2019. Menurutnnya, masyarakat sudah memberi tahu perusahaan agar pembuangan cairan melalui drainase di pemukiman masyarakat ditutup. Jika tidak mau menutup drainase, sebaiknya ganti rugi saja lahan masyarakat, agar masyarakat dapat pindah dari lokasi tersebut. "Setiap hari kami selalu menghirup aroma tidak sedap. Air sumur juga telah berbau dan warnanya berubah. Padahal kami sudah meminta agar lahan kami ini dibeli perusahaan, biar kami pindah dari sini," jelasnya. Di tempat terpisah, ditanyakan soal diduga cairan limbah B3 di pabrik Lubuk Gaung, Pimpinan PT IBP Dumai melalui Humas PT IBP Sarmin menepis bahwa ada membuang limbah B3 yang dibuang perusahaan mereka. Menurutnya parit itu pembuangan ke laut, bukan ke lahan masyarakat. "Itu parit drainase ke laut," kata Sarmin singkat saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp telepon selulernya. Ketika ditanya, bahwa pembuangan cairan itu berada di pemukiman masyarakat bukan drainase ke laut, Humas PT IBP, Musim Mas Group itu, tidak merespon. Data tambahan, penggunaan batubara dalam jumlah besar, akan menghasilkan abu terbang fly ash dan abu dasar buttom ash, hal ini berpotensi menimbulkan bahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Spent bleaching earth SBE adalah limbah padat yang berasal dari proses pemurnian minyak kelapa sawit, seperti minyak goreng dan bahan-bahan oleochemical lainnya. Dikategorikan dalam jenis limbah B3 yang bersumber dari proses industri oleochemical pengolahan minyak hewani atau nabati. Pelanggaran dalam pengelolaan limbah B3 tanpa izin Pasal 102, Setiap orang yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat 4, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 satu tahun dan paling lama 3 tiga tahun dan denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak tiga miliar rupiah. Reporter Zulkarnain 7aLJz.
  • 8er952lf3i.pages.dev/188
  • 8er952lf3i.pages.dev/58
  • 8er952lf3i.pages.dev/408
  • 8er952lf3i.pages.dev/27
  • 8er952lf3i.pages.dev/229
  • 8er952lf3i.pages.dev/201
  • 8er952lf3i.pages.dev/315
  • 8er952lf3i.pages.dev/122
  • daftar perusahaan sawit di dumai